Senin, 17 Maret 2014

Menurut Ahmad Gozali ada 4 Pos penting yang di haruskan saat Menghabiskan Gaji:

1. Pengeluaran yang bersifat Sosial ; Dalam Islam, setiap penghasilan harus dikeluarkan zakatnya, yang berarti 2,5% dari penghasilan yang di dapat jelas bukan milik kita, melainkan “Hak Allah” untuk disampaikan kepada yang berhak. Allah menitipkan 2,5%  hak orang lain dengan memberi kita ongkos kirim sebesar 97,5%, bisnis yang sangat menguntungkan bukan? Maka keterlaluan sekali bila tidak kita lakukan.

2. Pengeluaran untuk cicilan utang; Pos ini dinamakan “Hak Orang Lain”, karena utang memang hak orang lain yang harus kita bayarkan. Dalam pos ini, KPR adalah salah satu penghuninya, alasannya sebab walau harga rumah naik setiap tahunnya tetapi sifatnya adalah utang yang bila tidak dibayarkan maka akan dikenakan denda dan mempengaruhi kredibilitas ketika mengajukan kredit di bank berikutnya.

3. Pengeluaran untuk saving; “Hak kita sendiri di masa depan” itu nama pos ketiga ini. Pos ini beranggotakan semua yang berbentuk tabungan atau menabung secara umum. Tabungan, Reksadana, Premi Asuransi, dan Investasi di manapun.

4. Pengeluaran untuk biaya hidup; pos yang paling penting ini berada di urutan terakhir dari semua rangkaian cara menghabiskan Gaji, yang dijuluki “Hak kita sendiri di masa sekarang”. Pos ini berada di garis akhir karena hakikinya adalah pos yang paling mudah di atur dan sangat fleksibel. Sebab banyak uang atau sedikit uang dalam pos ini, kita tetap makan dan akan tetap bertahan hidup walau dengan pola yang berbeda. Dan karena pos ini berada di garis finish maka kita berpeluang menghindari berlebih-lebihan dalam gaya hidup.

kutipan buku "habiskan saja gajimu"

Jumat, 07 Maret 2014

Jika suatu saat kau jadi ibu, …….
Jadilah kalian seperti Asma’ binti Abu Bakar yang berhasil mengobarkan semangat Abdullah bin Zubair (anaknya) yang dengan menakjubkan sanggup bertahan dari gempuran Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi, kokoh mempertahankan keimanan dan kemuliaan tanpa mau tunduk kepada kezaliman. Hingga syahid menjemputnya. Namanya abadi dalam sejarah dan kata-kata Asma’ “Isy kariman au mut syahiidan! (Hiduplah mulia, atau mati syahid!),”…. abadi hingga kini.
Jika suatu saat kau jadi ibu,……
Jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi sang anaknya yang kala itu masih remaja. Usianya baru 13 tahun ketika ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar. Rasulullah yang tak mengabulkan keinginannya, membuat sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain ketika ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih.
Dan tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an. Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu. Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini…………… Zaid bin Tsabit.
Jika suatu saat kau jadi ibu……..
Jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah. Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah…………Imam Ahmad.
Jika suatu saat kau jadi ibu…..
Jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah. Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya:
“Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, amin!”.
Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya……….Imam Syafi’i.
Jika suatu saat kau jadi ibu……
Jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman. Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu.
“Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, besok kamu adalah Imam Masjidil Haram…”, katanya memotivasi sang anak. “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, besok kamu adalah imam masjidil haram…”
Sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan. Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani. Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama………. Abdurrahman As-Sudais.
Ini rumusnya, silakan dicocokkan dengan situasi kalian

1. Laki-laki serius + wanita serius = pernikahan
2. Laki-laki serius + wanita main-main = "digantung" kayak jemuran
3. Laki-laki main-main + wanita serius = menunggu tak bosan-bosan
4. Laki-laki main-main + wanita main-main = pacaran

___________________________________________________________________________________

Wanita yang mau dinikahi oleh lelaki mapan, itu sudah biasa.
Antre malah.

Tapi wanita yang mau berjuang dari bawah membangun rumah tangga dengan suaminya? 
Itu luar biasa dan sulit ditemui.

Sebaliknya, lelaki yang bisa tetap setia kepada istri yang menemaninya dari bawah hingga saat hidupnya kini mapan bergelimang harta, juga tak kalah luar biasanya.

_____________________________________________________________________________________________

Jodoh terbaikmu adalah SEBAIK dirimu,

Nasib terbaikmu adalah SEBAIK upayamu,Kebaikanmu adalah UNTUKMU dan keburukanmu adalah juga UNTUKMU.

Karena ALLAH telah mewenangkanmu, untuk
menjadi penentu kebaikan NASIBMU.

Maka, janganlah khawatirkan takdirmu,
Tapi upayakanlah nasib baikmu.

Tidaklah ALLAH menciptakanmu kecuali
memuliakanmu,maka patuhlah engkau kepada Tuhanmu,Agar dimuliakan oleh-Nya kehidupanmu,disehatkan tubuh dan jiwamu,Dibaikkan rezekimu,

Diindahkan jodohmu,..
Disejahterakan keluargamu,

Diharumkan namamu,..
Dipanjangkan umurmu,
agar engkau dirahmatkan bagi sesamamu.

Dan yang paling indah dari semua itu,adalah jika ALLAH menjadikanmu penegak agamamu.


___________________________________________________________________________________

Pria itu :

1. Sebenarnya pria tidak mencari wanita yang cantik, tapi yang dicari adalah wanita yang enak dilihat dan mempesona. (Untuk itu, ia selalu memintamu untuk berdandan. Bukan karena ia mata keranjang, tetapi mereka ingin kamu terlihat mempesona dimatanya)

2. Pria sangat benci dikhianati. (Walau mereka egois, keras, dan sok kuat, tetapi mereka adalah makhluk yang ra
puh dihatinya)

3. Detik ini ia menyukai mu, beberapa detik kemudian, ia lupa dan malah asyik bersama teman-temannya. (Hal ini wajar, tetapi bukan berarti kamu tak pernah ada di hatinya)

4. Jika ia mengatakan “Ya", memang aku nggak ngerti kamu,” itu artinya pemikiran dia dan kamu berbeda. (Bukan berarti tak bisa bersatu, tetapi coba untuk saling memahami satu sama lain)

5. Dalam sehari, ia akan sibuk bermain dan menjalani aktivitasnya bersama teman-temannya. Tetapi percayalah, saat ia bersiap untuk tidur, kamu selalu terbersit di dalam benaknya. (Dan percayalah, mereka suka senyum-senyum sendiri saat membayangkan betapa cantiknya kamu hari ini)

6. “Kamu lagi ngapain?” atau “Sudah makan belum?” adalah kalimat yang paling sering diucapkan pria saat di telepon. (Mereka memang bukan makhluk yang pandai berbasa-basi, tetapi mereka sungguh ingin tahu semua hal detail soal kamu)

7. Jika seorang pria benar-benar mencintaimu, ia akan menerima kamu apa adanya. Tak peduli kamu itu gemuk, hitam atau berjerawat. (Mereka mungkin akan memberi saran pada mu untuk diet saat kamu merasa gemuk, tetapi mereka tulus selalu mencintai mu)

8. Pria sangat tergila-gila saat melihat senyuman mu. (Untuk itu jangan memelihara cemberut di wajah mu, tersenyum dan buatlah ia semakin terpesona)

9. Pria akan melakukan apa saja untuk meraih perhatian kamu. (Termasuk memamerkan kisahnya dengan sang mantan, walau terkadang hal ini tak perlu diceritakannya pada mu).



by: bang ali